Rindu Kenangan
Setiap kenangan bersamamu
Saat kami melalui hari-hari
Aku dan anda saling bercerita perihal kehidupan
Tertegun aku selagi tahu semua
Saat hari itu kau pergi untuk selamanya
Meninggalkan sejuta kenangan yang idamkan ku ulang
Meninggalkan rindu yang selalu tersimpan
Kau pergi tanpa sepatah katapun
Meninggalkan aku sendiri bersama dengan kenangan
Sekarang anda selalu di dalam memoriku
Bersama setiap kenanangan yang udah kami lukis indah
Meskipun aku tau kau udah disana
Tapi aku selalu merindukanmu
Merindukan kenangan selagi tetap bersamamu
Rinduku
Daun-daun terasa berguguran
hati yang terasa gelisah
ketika ku harus meniggalkanmu
berat rasanya ku meninggalkanmu
Tuhan…
jagalah ia..
ketika ku pergi meniggalkanya
ku sanggup slalu mencintainya
Cintaku ini…
cinta yang sanggup menjadi cerita
yang begitu indah
yang sanggup ku ceritakan pada keturunanku
Rindu…
mungkin hanya itu yang sanggup dikatakan
suatu kata yang penuh makna
biarkan rinduku slalu ku simpan
Baik-baik disana…
Rindu Terbesarku
Detak jantung di rongga dadaku,
terasa lebih laju dari detik penanda waktu.
semua perihal perihal aku tahu tak setuju,
untuk tinggalkan apa-pun kenanganku,
disini…
Puisi Pendidikan
Meski tak semuanya indah,
tapi disinilah…
sayangku melimpah.
cintaku pernah dan akan slalu tercurah.
disini…
Pada memory manis boneka kecilku,
pada wangi asri taman bermainku,
pada tiap tiap saksi pendewasaanku,
pada cerita ceria disetiap jenjang cita’ku,
pada segudang manja adikku tersayang,
pada murninya cinta para sahabatku,
pada kado terindah para sedarah yang selalu tersisa.
Jelas aku susah ikhlas tuk menerima ini,
bila harus…
tinggalkan seluruh senyum yang kukenali,
aku tahu,waktu tak sanggup kucegah,
demi untuk,menghindari berpisah,
Tapi demi selagi yang tlah lalu,
disinilah…
pusatnya segala cintaku,
disinilah…
mata air rasa sayangku,
disinilah…
lagu abadi hidupku.
disinilah…
kan menjadi rindu terbesarku,
Esok hari,aku akan pergi,
tapi ku tak janji,kakiku sanggup berfungsi,
karena banyak jejak langkahku dikota ini,
yang slalu berharap terus dan terus kujalani.
Dan esok nanti,
jujur teramat tak berharap kunanti,
sebab akulah malaikat penjaga
untuk adik tercantik satu satunya,
karna dialah candaku apa adanya,
tempat aku berbagi cerita.
Dan demi suasanaku yang baru,
dia akan menjadi lambang rindu terbesarku.
Merindukanmu
Sekilas bayang dirimu
Yang ku rindukan di hidupku
Andaikan ku bertemu
Ku akan memelukmu
Tanpamu… tak ada… kebahagiaan
Yang slalu… menyelimuti….. diriku
Di sini… diriku… menunggu… dirimu
Karena aku… merindukanmu
Ingin… diriku… bersama… bersama dengan dirimu
Karena… diriku… sangat… membutuhkanmu
Senandung Rindu
Senjang selagi mempunyai irama sendu.
Inilah jiwaku yang meredup.
Meredup di kesunyian.
Biar kiranya udah terbuai.
Angan malam tak temani kesendirian.
Bayang semu selalu terbias.
Terbias di dalam dinding kerinduan.
Hempas rindu di embun senja.
Tersipu merunduk, merenung sendiri.
Di sudut hati ku merindumu.
Tiadalah kiranya kau acuhkan aku.
Biar ku simpan rindu ini.
Tanpamu yang sanggup membalas.
Sayang . . .
Dengarkan jerit hati ini.
Kembalilah kau untuk ku.
Temani kesendirianku.
Terangi kesunyianku.
Dan peluk hangat tubuhku.
Jangan kau memicu aku merindu kelam.
Puisi Rindu Untuk Yang Sudah Tiada
puisi rindu
Kehilangan seseorang yang kami cintai sebetulnya terlampau menyakitkan. Tak jarang pula kami merasakan kerinduan yang begitu di dalam pada orang yang kami cintai, yang udah tiada. Dalam situasi tersebut, menulis puisi adalah keliru satu cara yang paling pas untuk mengobati kerinduan tersebut. Berikut ini adalah semisal puisi rindu untuk orang yang udah tidak ada :
Secangkir Kopi Dan Sebatang Rokok
Apakah makna tangisan yang tidak ada henti
Sedang ku tau yang engkau idamkan adalah ketabahanku
Berfungsikah penyesalan yang aku lakukan
Sedang aku tahu kau tanamkan kepastian akan masa depan
Menantang terik, memikul beban
Kau gendong aku ke puncak kebahagiaan
Tak kau keluhkan tubuh besarku
Keringatpun sungkan untuk melawan optimis mu
Secangkir kopi dan sebatang rokok
Persiapan sempurna mencerahkan hari esok, katamu
Lalu, tetap kah kau rasakan kerinduanku?
Tertahan di tenggorokan menyesakkan
Aku tak acuhkan bersama dengan muka keriputmu
Kini hanya tangan lemah
Aku tak sanggup merobohkan pintu penghalang penjelajahan waktu, katamu
Rambutmu tak ulang lebat dan berkilau, aku tau
Tulang-tulang yang lemah
Aku idamkan itu semua, yakinlah
Tetaplah ada hingga kami bersama pergi,
Yang hilang itu udah menanamkan dorongan untuk selalu ada
Yang lenyap hangus, menerangi kehidupan yang dahulunya buta
Kau yang udah pergi
Kutitipkan salam rindu menembus langit pengharapan
Yang Istimewa Akan Selalu Ada
Aku jaminkan diriku sendiri untuk menebusmu pulang
Membuat kau merasakan ulang semangkuk kesedapan menghirup udara
Melewati deras arus dan hantaman keras bebatuan kali
Kau kemungkinan hancur, tertaklukkan oleh kejam perjalanan
Melewati dingin di dalam sempit kardus tanpa lampu
Meringkuk damai bersama dengan hembusan takdir, kini kemungkinan kau
Kedua bola mata bersinar
Menari-nari bersama dengan tiupan angin, dahulu
Mengibaskan seluruh duka, kau sebarkan benih kebahagiaan yang kini tumbuh lebat
Keceriaan kau ciptakan meski kau sebetulnya murung
Sekuat hati kau teguhkan kedukaanku
Mampukan saat ini aku menjaga ia selalu subur
Kau acuh tak rela berbagi lagi
Membuat aku yakin keputusan adalah prosesi terbaik
Logikamu keras, tak pernah sanggup tahu bahwa aku besar karenamu
Aku akan jaminkan kehidupanku sendiri, untuk kau kembali
Percayalah
Keluar dari sekotak kardus sempit, jangan kau ulangi
Memastikan engkau terlepas dari derasnya sungai yang memicu kami jauh
Terbaring Di Ranjang Jati
Ku benci ayah,
Meninggalkan aku bersama dengan kesan kesempurnaan yang ia miliki
Kebahagiaan yang aku rasa abadi
Kau musnahkan selagi kau hilang tanpa kembali
Aku hanya idamkan kau gandeng ulang bagai putri
Membual setinggi langit, di dalam dada kokohmu aku bercerita
Ceritakan ulang padaku perihal kisah nabi-nabi ayah
Tentang keutamaan budi yang selalu kau sebut prinsip
Contohkan padaku, kenapa engkau berlari!
Penuh kemarahan aku memaki,
Aku tau engkau di tanah sunyi
Kerinduan memaksa aku singgah hanya untuk meliat mata mu yang terasa sayu
Cahaya yang terasa meredup
Tak aku tahu manakah yang menguasaiku
Benci padamu berada di lima puluh persen
Aku saksikan kau udah menjadi lemah
Kenapa kemarin papa harus lari
Takdir membalas kebencianku padamu
Aku temukan kau terbaring di ranjang kayu jati
Rindu Buat Ayah
Semasa kecil kami belum mengerti
apa makna pengorbanan seorang ayah
selalu berjuang demi keperluan anak mu
tanpa mengenal waktu
engkau rela di hina dan di maki
demi anak-anak mu
Ayah..
kini kami menyadari betapa berartinya diri mu
karena anak mu kini udah menjadi seorang ayah
Ayah..
saat detik kepergian mu
menghembus nafas terakhir
kami seperti tak percaya
karena sebagian detik
engkau udah pergi untuk selamanya
Ayah..
maafkan anakmu ini
yang belum sanggup membahagiakan diri mu
di selagi hidup dan tua mu
Ayah..
betapa anak mu kehilangan
dan selalu terbayang muka mu
serasa engkau tetap bersama dengan kami
Ya As- sami..
Engkau maha mendengar
perkenankan permintaan kami
Ya Al-Ghafur..
ampuni dosa dan kekeliruan papa kami
semasa hidup dan mati nya
Ya Al-Maajid..
tempatkan ia pada kemuliaan Mu
karena disisi Mu daerah kemuliaan kami
Ayah..
kami anak-anak mu
kini hanya sanggup mendo’akan mu
semoga engkau tenang di sisi Nya
Maafkan aku papa , menerima kasih ayah
ayah .
kau ajarkan untuk tegar jalani hidup ini
kau ajarkan aku tuk selalu sabar
kau ajarkan aku tuk menghargai apa yg kami miliki selagi ini
ayaah .
aku tahu hidupku tak sesulit yg kau rasakan .
aku tahu cobaanmu lebih berat dari yg kurasakan .
aku tahu rasa sayangmu lebih besar dibandingkan yg kurasakan.
ayah .
sejak kau pergi .
hidup ini terlampau hampa .
tak artinya .
ayah .
dulu selagi aku merengek minta boneka .
kau selalu bilang , “kapan kapan saja , papa belikan”
aku selalu marah ,
tapi ternyata seluruh yang papa lakukan ,
hanya demi aku ,
agar aku tak menjadi anak manja.
dan merepotkan ?
aku tahu papa lakukan seluruh itu .
agar aku menjadi anak yang dewasa .
aku tahu seluruh itu
saat kau tlah jauh dari ku disana
Ayah Begitu Sempurna
Ayah kau begitu sempurna
kau adalah hembusan nafasku
kau adalah peyemangat hidupku ayah..
kau yang selalu ada di setiap kesedihan, dan bahagianya hidupku
maaf papa samapai selagi ini aku belum membahagiakan mu ayah
mungkin bersama dengan belajar bersama dengan sunguh-sunguh aku sanggup membahagianmu
terimakasih papa tanpamu aku tidak berfungsi di kehidupan ku ini ?
Ayahku Hidupku
Ayah…..
kau penguat hatiku
menjadikanku wanita yang tegar
wanita yang sabar
wanita yang pantang menyerah
Ayah….
sepi selagi kau jauh
kau begitu hebat
tak ada yang sanggup sepertimu
ataupun menggantikan posisimu
Ayah….
aku begitu menyayangimu
keringatmu menjadi inspirasiku
tawamu yang slalu aku rindu
sedihmu adalah deritaku
Ayah….
dimanapun engkau
doaku slalu bersamamu
tangisku menjadi sumpahku
bahwa,apapun yang berjalan ku kan slalu menjagamu
Merindumu
Tersenyumlah selagi kau mengingatku
karena selagi itu ku terlampau merindukanmu..
menangislah selagi kau merindukanku
karena selagi itu ku tak berada disampingmu..
tersenyumlah selagi kau mengingat kenangan termanis kita
karena selagi itu ku tak ulang bersamamu..
Lihatlah bintang-bintang yang bertaburan dilangit biru
tataplah bulan yang bersinar terang..
karena disana ada cintaku yang selalu menantimu
lihatlah rintik-rintik hujan dan tataplah daun-daun yang berguguran
karena disana adalah lambang rinduku padamu..
Kasih.. meskipun kami jauh,
namun, ku tak sanggup melupakanmu
karena engkaulah cintaku,sayangku,dan rinduku, juga hidup dan matiku..
aku tak kemungkinan terbang mencari cinta yang lain
karena dihatiku ini hanya dicantumkan nama mu..
Walau kami terpisahkan oleh jarak dan waktu
namun, tak kan membuat perubahan rasa sayangku ini padamu
ku idamkan kau kan menungguku disana..
ku idamkan kau kan setia bersama dengan cintaku ini..
ku titipkan hatiku ini padamu, supaya kau selalu menjaganya
ku idamkan kau tak kan melukai hatiku ini..
Malam ini begitu sepi tanpa senyumanmu kasih..
ku tatap sang rembulan yang indah, ku titip pesan padanya
wahai rembulan, sampaikanlah rinduku padanya
aku tak rela kehilangannya,aku sungguh menyayanginya
disini selalu ada doaku hanya untukmu kasih..
Rindu Ingin Bertemu
Sayang……………
semenjak kau pergi hidup ku terasa sunyi
sampai kapankah kami kan berjauhan sperti ini
ku igin kami seprti pernah lagi
selalu bersama,suka maupun duka
Tiap selagi ku selalu merindukan mu
dambakan hadirmu selalu di aspek ku
selalu ku ingat selagi kami dahulu bersama
Kini ku terlampau merindukan hadirmu
canda dan tawa mu yang sanggup membuat ku ceria itu
akankah kami sanggup bersama dengan lagi
hengki kembalilah ke sini
ku rindukan belaian kasih sayangmu di sini
Rindu
Ketika…..
Rindu udah menjelma disebuah hati
Identitas tak sanggup ulang terkenali
Tak acuhkan gemuruh angin yang menyapa
tak acuhkan desir pasir yang mengejar
Jika kerinduan udah tertanam dilubuk hati
Semua tak ada artinya.
Hanya pertemuan bersama dengan Sang Habibi Qolbi
Yang sanggup memengaruhi segalanya
Merubah kegetiran di dalam jiwa
menjadi sebuah bunga yang merekah.
Disuatu bintang aku menunggumu
Tuk menemuiku tuntaskan Rindu….
Kerinduanku
Berjalan di dalam kegelapan hidup ku
tanpa sebuah cahaya yang menerangi…
mata ku tak sanggup memandang indah nya sebuah cinta
buta karena diri mu,yang kini berada keliru satu sayup-sayup angin
Wajah mu kini hanya sebuah uraian di dalam benak ku
tak nyata dan tak sanggup lgi aku sentuh…..
senyuman mu,kini menjadi sebuah bahagia untuk ku…
kebahagiaan yang tak nyata bagi ku…
Hati ku kini tertingal oleh selagi yang tak henti henti nya berlalu….
menggenggam sejuta kerinduan yang dalam….
memendam cinta yang kelam….
Walupun kini hanya tinggal sebuah cereita,namun aku selalu percaya
suatu saat,dirimu sanggup singgah di dalam detik-detik selagi di hidup ku….
karna hati ku,hanya sanggup mencintai dan merindukan anda dan hnya anda dlam hati ku….
Rinduku
Mungkin hanya mega,
yang sanggup mengantarku segera.
kepada langit,
kusampaikan setumpuk rindu ini,
kepada matahari,
kutitipkan seribu lembar kalimat indah ini untukmu.
yah….untukmu.
Mungkin gelora ini udah lama berkelana,
dan udah lama pula keinginan ini terpenjara.
Pada cakrawala senja pernah kutanyakan kabarmu.
pada pekat jendela malam pernah jua kukorek ceritamu.
Disini,
disepenggal cerita langit ku bersenandung.
tentang bintang,
tentang terang,
tentang kecupan,
tentang rangkulan.
Adakah kau pun disana rindu,dinda?
padaku?
pada kelana,
pada perjalanan,
pada debu-debu.
Adakah kau inginkanku,dinda?
pada tanah yang kupijak,
pada langit bernaung.
kusampaikan rindu teramat sangatku, padamu.
Rindu
Rindu….
Bagai mendung tanpa hujan
Bagai pelangi tanpa warna
Bagai taman tanpa bunga
Demikianlah hidupku tanpamu
Ingatkah engkau akan rintik hujan ini?
Ingatkah engkau akan merdu nyanyian burung?
Ingatkah engkau sengatan lebah di tangan ini?
Dan ingatkah engkau akan masa kami dulu?
Sungguh bak sayur tanpa garam
Hidupku hambar tanpamu
Puisi Pahlawan
Ini rinduku untukmu
Rindu yang menerjang bak ombak ditepi laut
Rindu yang selalu berharap mengejar kamu
Tapi, entah di mana saat ini engkau berada
Rasa ini sanggup saja akan abadi di hati
Tak akan hilang tersapu debu
Tak akan goyah di goncang bumi
Tak akan pergi , hanya untukmu kupertahankan
Rinduku selalu cintaku
https://acthack002.blogspot.com
https://mistermiko.blogspot.com
https://elektrokonstruksi.blogspot.com
https://indopulsaelektronik.blogspot.com
https://cafehangsengku.blogspot.com
https://newsvana.blogspot.com
https://hapalan-anda.blogspot.com
https://sonsla.blogspot.com
https://lovellifeqoute.blogspot.com
https://reismaalmubarokh.blogspot.com
https://avilovinformatic.blogspot.com
https://ellenandjess.blogspot.com
https://liriklagupujianpenyembahan.blogspot.com
https://ymsecrets.blogspot.com
https://businessgilangrsm.blogspot.com
https://ranwi-top-kristen.blogspot.com
https://goldenhallofthemetal.blogspot.com
https://loardofdelusions.blogspot.com
https://five-t.blogspot.com
